Notifikasi

Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam

Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam

Beda Pola Demam Dengue Dan Demam Covid-19, Ini Penjelasan Ahli

10 Juni 2021

Demam berdarah dan COVID-19 harus diwaspadai karena kedua penyakit tersebut memiliki salah satu gejala yang sama, yaitu demam. Perwakilan Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Dr. dr. Erni Juwita Nelwan, SpPD, KPTI menjelaskan bahwa pola demam berdarah dengue dan COVID-19 berbeda. Pada demam berdarah, fase demam terjadi karena diremia, yang berarti ada virus yang beredar di dalam darah. Pasien akan banyak berkeringat karena efek samping penurun demam, dia berusaha menurunkan demam, tapi di satu sisi penyebab demam masih ada di dalam darah," kata Erni saat konferensi pers Asen Dengue. Hari 2021. Secara virtual, Kamis (6/10). Berbeda dengan demam COVID-19, demam ini dapat disertai gejala pernapasan yang lebih menonjol seperti sesak napas, batuk, kesulitan menelan anosmia (kondisi di mana seseorang tidak dapat mencium bau) “Bedanya dengan COVID-19, pada DBD pola demamnya mendadak dan langsung tinggi,” ujarnya. Biasanya tiba-tiba dan wajah memiliki ciri kemerahan, namun pada kasus COVID-19, gejalanya tidak membuat wajah merah perwakilan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Mulya Rahma Karyanti Sp.A(K) mengatakan penyakit DBD yang dominan adalah demam, sakit kepala dan batuk pilek lebih ringan daripada di COVID-19. Demam berdarah pada hari ketiga setelah gigitan nyamuk harus menjadi perhatian besar karena biasanya demam berdarah merupakan infeksi yang terjadi pada hari ke-3 hingga ke-6, memasuki fase kritis yang bisa berakibat fatal jika tidak diberikan obat yang cukup cair, ujarnya. . Kemudian pada COVID-19, penyakit yang biasanya dikeluhkan adalah demam, bisa bertahan hingga 5-7 hari disertai dengan batuk dan pilek yang lebih dominan dan semakin sesak, serta saturasi oksigen menurun. Lebih lanjut dijelaskan, fase demam berdarah antara lain dari hari pertama hingga hari ketiga adalah fase demam, kemudian fase kritis antara hari ke-3 dan ke-6, kemudian fase pemulihan dari fase setelahnya pada hari ke-6. “Pada fase demam ini anak demam tinggi dan biasanya malas minum, jadi yang perlu diperhatikan minumnya harus diawasi agar anak tidak dehidrasi,” ungkapnya. Berbeda dengan kasus COVID-19, minggu pertama demam, kemudian menjelang akhir minggu pertama antara hari ke-5 dan ke-7 mulai timbul gejala gangguan pernapasan seperti sesak napas, batuk dan pilek. Pada infeksi dengue biasanya demam tiba-tiba tinggi, tetapi setelah hari ketiga memasuki fase kritis, perlu diperhatikan agar anak tidak kehabisan cairan obat karena pada fase ini terjadi kebocoran pembuluh darah yang dapat menyebabkan kematian.


Dr. Nahwa Arkhaesi, Sp.A., M.Si.Med. (Dokter Spesialis Anak Rsnd Undip): Musim Hujan Datang Waspada Dbd Menyerang

Di tengah pandemi, masyarakat juga harus mewaspadai potensi penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat memasuki musim hujan. DBD terjadi pada musim pancaroba, hujan diselingi panas dan akan kita jumpai misalnya di luar rumah seperti di pelepah pohon atau dedaunan masih ada air hujan, ini bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, jadi akan lebih banyak lagi. nyamuk sekitar waktu ini dan kejadian demam berdarah akan meningkat, ”kata dr. Nahwa Arkhaesi, Sp.A., M.Si.Med., Dokter Anak, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Universitas Diponegoro

“Gejala pertama yang muncul adalah demam, yang kita lakukan adalah menurunkan demam dengan obat anti demam, lalu sering minum tapi jangan heran kalau naik turun, itu fase demam dan tidak perlu panik. mungkin muncul pada fase demam, dan jika fase kritis tidak teratasi, pendarahan akan lebih parah karena yang ditakutkan adalah kebocoran pembuluh darah. rumah bersih, terutama tangki air atau yang secara tidak sengaja mengumpulkan air. Kebersihan lingkungan ditingkatkan, bak mandi atau tangki air harus sering disikat. Kunci pencegahannya adalah tidak membiarkan air menggenang, membersihkan sampah yang menyebabkan air menumpuk, dan tidak mengabaikan 3M, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air, dan menguras bak mandi. Jika ada keluhan demam tinggi harap lebih waspada, jika demam sudah turun tapi masih demam selama 2-3 hari, mohon segera berobat,” ujar dr. No.




# Video | Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam

Youtube video
  • Menggigil Ketika Haid
  • Cara Mengatasi Demam Saat Haid
  • Kenapa Waktu Haid Badan Sakit Semua
  • Demam Sebelum Haid Apakah Hamil
  • Demam Sebelum Haid

# Images | Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam - Muntah Sebelum Haid

Kenapa Waktu Haid Badan Sakit Semua - PMS (Sindrom Pramenstruasi)

Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam - Tidak Enak Badan Saat Haid 1 Save

Kenapa Waktu Haid Badan Sakit Semua - Cara Mengatasi Demam Saat Haid

Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam - Cara Mengatasi Demam Saat Haid 2 Save
Tips
Margareth
I am an experienced writer with a passion for writing. I have been published in various magazines and online journals, and have had several books of poetry published. I enjoy hiking and spending time with family and friends.
Gabung dalam percakapan
Posting Komentar
komentar teratas
Terbaru dulu
Daftar Isi
    1. Beda Pola Demam Dengue Dan Demam Covid-19, Ini Penjelasan Ahli
    2. Dr. Nahwa Arkhaesi, Sp.A., M.Si.Med. (Dokter Spesialis Anak Rsnd Undip): Musim Hujan Datang Waspada Dbd Menyerang
    3. # Video | Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam
    4. # Images | Kenapa Setiap Datang Bulan Selalu Demam - Muntah Sebelum Haid
Tautan berhasil disalin.